mixue lamongan

Mixue vs Jian Kang vs Momoyo

KULINER

Pertarungan gerai es krim di Lamongan sekarang sudah sangat panas. Saking panasnya, es krimnya sampai meleleh. Di Pantura saja, lebih sempit lagi di sepanjang jalan raya Blimbing-Brondong, kini sudah ada tiga gerai waralaba es krim yaitu Jian Kang, Mixue, dan Momoyo. 

Dari ketiganya, Jian Kang membuka gerai paling awal. Lokasinya di Blimbing, kecamatan Paciran. Dengan promo yang cukup gencar, lewat banner yang dipasang di sepanjang jalan raya Daendels, Jian Kang sempat menikmati masa panen karena menjadi satu-satunya gerai es krim di Pantura. Pembelinya sampai antre di luar karena ruang di dalam tidak begitu luas.

Tapi baru masuk lap kedua arena balapan, tiba-tiba Jian Kang disalip dari kiri oleh gerai es krim legendaris, Mixue. Mixue membuka gerai di Brondong.  Beda kecamatan dengan gerai Jian Kang tetapi lokasinya hanya berjarak sekitar 2 km. 

Begitu Mixue masuk arena balapan, para pembeli berduyun-duyun pindah haluan. Kebetulan nama Mixue memang lebih dulu terkenal walaupun kehadirannya di Pantura kalah cepat dari Jian Kang. Kebetulan dua-duanya adalah waralaba es krim dari luar negeri. Mixue dari Cina. Jian Kang dari Hongkong.

Pembeli Mixue membludak sampai kendaraan para pembeli diparkir di depan rumah sebelah yang kebetulan adalah praktik dokter. Sampai-sampai pemilik rumah merasa terganggu dan memasang plang dilarang parkir di situ. 

Dari luar, gerai Mixue kelihatan kecil. Tapi bagian dalamnya cukup panjang sehingga bisa menampung belasan pembeli. Bahkan di dalamnya juga ada tempat bermain buat anak-anak. Dibandingkan tempat bermain anak, tempat parkir seharusnya lebih diprioritaskan karena menyangkut ketertiban umum.

Ketika Mixue dan Jian Kang sedang balapan memasuki lap ketiga, tiba-tiba dari belakang kanan datang pemain baru, Momoyo. Tidak tanggung-tanggung, Momoyo langsung menantang dan membuka gerai yang lokasinya hanya seratusan meter dari Mixue. Dari jalan raya, gerai Momoyo paling mencolok dan mudah dilihat pendengara yang lewat.

Dari namanya, Momoyo ini sekilas terdengar seperti merek dari Jepang atau Korea. Tapi ternyata ini adalah waralaba es krim lokal. Momoyo datang paling belakang tetapi langsung menawarkan kenyamanan yang tidak dimiliki dua pesaingnya yang buka lebih awal. Momoyo menyediakan tempat parkir yang luas. Kursi meja juga cukup banyak. Sementara Mixue dan Jian Kang sama-sama punya masalah dalam hal tempat parkir. 

Kenyamanan ini menjadi faktor penting karena dalam hal harga dan rasa, ketiga es krim ini sebelas dua belas. Harga termurahnya sama-sama Rp 8 ribu rupiah. Harga rata-rata sekitar Rp 16 ribu rupiah.

Tapi dari ketiganya, Mixue sedikit lebih royal dalam hal porsi. Mixue juga memiliki citarasa susu yang paling kuat dibanding dua yang lain. Aroma susu ini bagi penggemar susu memang membuat Mixue terasa lebih enak. Tapi bagi orang yang tidak begitu menyukai aroma susu, citarasa Mixue bisa bikin enek. 

Anda sendiri pilih yang mana? Punya pendapat lain? Sampaikan di kolom komentar.

Silakan bagikan, klik ikon di bawah

Leave a Reply