resep soto ayam lamongan

Sejarah dan Resep Soto Ayam Lamongan (Bagian 7)

KULINER, SEJARAH

Tulisan ini adalah bagian dari serial sejarah soto ayam Lamongan. Baca juga:

Bagian 1: Pendahuluan

Bagian 2: Asal-usul Soto Ayam dari Sup Jeroan Babi

Bagian 3: Pengaruh Cina di Resep Soto Ayam Lamongan

Bagian 4: Filosofi di Balik Resep Soto Ayam

Bagian 5: Komponen Resep Soto Ayam Lamongan dan Penjelasannya

Bagian 6: Aspek Gizi Soto Ayam Lamongan

Cara Mudah Membuat Soto Ayam Lamongan

  1. Potong ayam kampung menjadi 4 bagian. Potongannya harus besar-besar supaya nanti mudah diiris-iris.
  • Rebus ayam kampung sampai empuk. Ayam kampung dagingnya alot sehingga butuh waktu lebih lama untuk matang daripada ayam potong.
  • Haluskan bumbu utama, yaitu bawang merah, bawang putih, kemiri, biji ketumbar, biji merica, kunyit, jahe, lengkuas, dan cabai. Di sini kita pakai saja mazhab satu, empon dan cabai ikut dihaluskan dan ditumis semua. Kalau mau sambalnya dihidangkan terpisah, pisahkan cabainya. 

Proses penghalusan bisa dengan cara diulek atau diblender. Dalam hal rasa, bumbu yang diulek lebih sedap daripada bumbu yang diblender. Sebab pada saat diulek, bumbu digilas dengan ulekan sehingga saripatinya keluar dengan sempurna. Sementara proses blender hanya mencacah bumbu menjadi kecil-kecil, tidak menggilas. 

  • Tumis bumbu halus di atas dengan sedikit minyak. Kalau kita ingin soto yang bening dan tidak banyak berminyak, gunakan sedikit saja minyak untuk menumis. Tumis dengan api sedang sampai baunya harum.
  • Masukkan daun jeruk yang sudah dibuang tulang daunnya, serai yang sudah digeprek, dan daun salam. Lanjutkan tumis sebentar sampai baunya lebih harum. Angkat.
  • Masukkan bumbu tumis kedalam rebusan daging ayam. Aduk-aduk.
  • Tambahkan garam, gula, dan penyedap rasa. Cicipi rasanya di tahap ini. Jika kurang asin, tambahkan garam.
  • Sesaat sebelum diangkat dari kompor, tambahkan daun bawang cincang dan daun seledri cincang.
  • Angkat ayam, tiriskan, untuk nanti diiris tipis-tipis dengan pisau yang tajam. Daging ayam bisa saja diangkat sebelum kuahnya dibumbui. Kalau ayam ikut dibumbui, maka irisan ayamnya nanti terasa lebih gurih. 
  1. Sebetulnya di tahap ini, pembuatan soto sudah selesai. Komponen lain seperti soun, kubis, dan tauge kecil hanya tambahan. Tidak mempengaruhi rasa soto. 
  1. Hidangkan kuah soto dengan irisan daging ayam, irisan jeruk nipis, dan sambal kalau di bumbunya belum ada cabai.

Cara Membuat Bubuk Koya

  1. Pilih kerupuk udang yang bermutu, yang memang dibuat dari udang. Bukan kerupuk udang yang gurihnya mengandalkan micin. Rasa koya sangat ditentukan oleh kualitas kerupuk udang. 
  • Jemur kerupuk udang sampai benar-benar kering. Kalau kurang kering, kerupuk sulit mengembang. Jika kerupuk udangnya lebar-lebar, patahkan menjadi kecil-kecil supaya memudahkan proses penggorengan. 
  • Goreng dengan minyak yang cukup sampai kerupuk terendam. Kalau minyaknya kurang, kerupuk tidak mengembang sempurna.
  • Goreng dengan api yang cukup panas, tetapi jangan terlalu panas. Panasnya harus pas. Kalau kurang panas, kerupuk tidak bisa mengembang. Sebaliknya, kalau terlalu panas, kerupuk akan cepat gosong. Untuk mengetahui pas tidaknya suhu, coba goreng satu biji kerupuk. Jika begitu dicemplungkan minyak, kerupuk langsung mengembang dengan baik, berarti panasnya sudah cukup.
  • Goreng kerupuk sampai matangnya pas, warnanya cerah, tidak kusam karena hampir gosong. 
  • Siapkan bawang putih. Iris tipis-tipis tetapi jangan terlalu tipis supaya tidak lekas gosong saat digoreng. Goreng sampai matang, kira-kira warnanya sama dengan kerupuk udang matang. 


Haluskan kerupuk udang bersama bawang putih goreng. Bisa pakai blender, food processor, lumpang dan alu, atau bahkan bisa juga pakai cobek lebar dan ulekan.

lamonganpos
Author: lamonganpos

Redaksi LamonganPos

Silakan bagikan, klik ikon di bawah

One thought on “Sejarah dan Resep Soto Ayam Lamongan (Bagian 7)

Leave a Reply