Belajar dan Bermain Bersama Perpustakaan Sejati

link surya

2019_0420_09562600Masih rendahnya minat baca di masyarakat membuat beberapa anak muda bergerak untuk mendirikan sebuah perpustakaan keliling. Mereka menamakannya Komunitas Perpustakaan Sejati (KPS).

Perpustakaan Sejati sendiri baru berdiri awal Bulan Januari 2019. Berada di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, komunitas ini  berisikan anak-anak muda setempat yang kebanyakan masih mahasiswa.

Afriko (22), salah satu anggota Komunitas Perpustakaan Sejati mengungkapkan, berdirinya komunitas ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan anak muda terutama anak sekolah dasar agar tidak melulu bermain gadget.

“Target kami adalah anak-anak kecil, supaya mereka bisa meninggalkan gadget dan lebih suka membaca buku. Agar bisa menjadi generasi emas di masa depan,” ucapnya.

2019_0420_09244600

Sabtu (20/4/2019), mereka terjun untuk kedua kalinya. Bertempat di MI Hidyatul Ummah Gampangsejati.

“Terjun pertama kali pada Bulan Februari di SDN Gampangsejati. Kemudian lanjut yang kedua kami di MI Hidayatul Ummah ini,” imbuhnya.

Komunitas tersebut membuka lapak dan menggelar karpet di halaman sekolah dan di antara pepohonan yang rindang. Ada sekitar 200 koleksi buku yang disediakan untuk bahan bacaan anak-anak dan para guru.

Buku-buku tersebut dapat dibaca secara gratis bahkan dapat dipinjam oleh siswa maupun guru.

“Alhamdulilah, respons para siswa dan guru sangat mendukung dan senang adanya perpustakaan keliling ini,” imbuh mahasiswa Universitas Merdeka Surabaya semester 8 tersebut.

Tak hanya menyedikan buku, anggota komunitas itu juga memberikan kegiatan lain, seperti ice breaking, game dan bahkan bernyanyi bersama.

“Kami tidak hanya mengajak siswa untuk membaca tetapi mengajak mereka juga untuk bernyanyi lagu wajib nasional. Supaya mereka tidak hanya menghafal lagu-lagu pop ataupun dangdut,” ucap Mahasiswa Jurusan Ekonomi tersebut sambil tertawa.

2019_0420_10484200

Semua buku koleksi yang dimiliki komunitas tersebut sebagaian besar didapat dari hasil sumbangan. Ada sumbangan perseorangan, ada juga dari komunitas perpustakaan lain.

“Kami bersyukur masyarakat sekitar mengapresiasi kegiatan dari Komunitas Perpustakaan Sejati. Senyum, tawa, dan gembira dari  anak-anak sekolah dasar ini membuat kami semangat dan ingin terus melapak,” tuturnya.

Kepala MI Hidayatul Ummah, Irfa’i, mengatakan, sangat mendukung dan merespon positif adanya perpustakaan yang didirikan oleh Pemuda Desa Gampangsejati.

“Bangga ketika ada generasi muda baik dari alumni SD maupun MI sudah perduli terhadap adek-adek kita. Apalagi ini sudah jadi program bapak bupati yaitu literasi,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *